Ingin Manicure Gratis, Wanita Ini Malah Dapat Timpukkan Payung

 
Photo copyright Stomp.com.sg
HOTMAGZ- Semua yang gratis, siapa sih yang tidak ingin? Ya, seperti wanita yang satu ini, ia menginginkan layanan kecantikan gratis, namun bukan kepuasan yang didapatkannya malah menjadi celaka. Sepertinya pada peristiwa ini adanya kesalahpahaman dan ini terjadi di Selegie Road, Singapura.

Zhang, wanita ini dipukul menggunakan sebuah payung oleh salah satu pekerja salon, seperti yang dilaporkan Stomp. Ia pun tidak tahu kenapa tiba-tiba dirinya dipukul menggunakan payung.
Photo copyright Stomp.com.sg
Kejadian ini berawal ketika Zhang mendapatkan kupon senilai $39 atau senilai hampir Rp 400 ribu. Satu hari sebelumnya juga ia telah membuat janji dahulu dengan pihak salon. Tapi, ketika ia datang ke salon tersebut pada sore hari, pekerja disana mengatakan bahwa tidak ada perjanjian yang mengatas namakan dirinya.

Photo copyright Stomp.com.sg
Karena sudah membayar, jadi Zhang mencoba untuk menunggu. Dan disana Zhang melihat hanya ada satu orang pelanggan dan harusnya di saat yang bersamaan juga ia bisa dilayani oleh pekerja yang lainnya. Tapi seketika ada seorang pekerja yang menuding-nuding ke arah wajahnya dan menyuruhnya keluar dari salon tersebut. "Dia bilang bahwa mereka tak menerima pelanggan sepertiku," ucap Zhang.

Photo copyright Stomp.com.sg
Karena hal itu, Zhang berinisiatif untuk mengambil gambar salon tersebut. Namun, karyawan tersebut menghampirinya dan segera melemparkan hp milik Zhang ke tembok. Yang lebih parahnya, ia juga mengambil sebuah payung dan memukul Zhang. Karena kejadian itu, Zhang harus mengalami beberapa luka memar dan patah kuku.

Photo copyright Stomp.com.sg
Lalu kejadian ini dilaporkan kepada pihak kepolisian. Tapi, menurut saksi mata yang adalah pekerja disana, Zhang yang bersalah karena datang dengan teriak. Pemukulan ini terbukti dengan adanya rekaman CCTV selama 8 detik. Namun ketika sang pemilik salon dimintai keterangan, ia tidak tahu menahu tentang tragedi ini karena saat kejadian sedang tidak berada di lokasi.

Hingga saat ini kasus ini masih dalam penyelidikan polisi. Masih dicari bukti-bukti yang kuat hingga dapat menentukkan yang mana pihak yang benar dan mana yang salah. Hendaknya jika ada masalah seperti ini bisa dibicarakan dengan baik-baik dan tidak menggunakan cara kekerasan.
(Vemale)
Advertisement