Punya Kekasih Yang Sering Bertindak Kasar, Tetap Lanjut Hubungan Atau Berpisah?

 
foto: copyright thinkstockphotos.com
HOTMAGZ- Katanya, cinta itu hanya indah di awal saja. Bagaimana menurut Anda Sobat Hotmagz tentang pepatah ini? Sepertinya iya, karena cinta tidak selalu indah ketika dijalani. Faktornya karena ada beberapa sebab, bisa jadi kekasih Anda yang tadinya besikap romantis, berubah menjadi kasar. Ketika sedang dalam kondisi kritis,ia sering mengeluarkan kata makian, bahkan termasuk pelecehan verbal, kekerasan fisik, mental atau emosional. Apa yang akan Anda lakukan saat mengetahui bahwa pacar Anda menjadi demikian? Berikut adalah cara-cara yang mungkin bisa Anda lakukan, seperti yang dilansir oleh laman wikihow.com.

Pertama, Anda harus benar-benar mengetahui bahwa masalah ini bukan disebabkan karena Anda. Sehingga ini tidak menjadi beban pikiran. Saat sudah mengetahui jelas apa penyebabnya dan Anda tidak terlibat dalam masalah ini, hendaknya mintalah dukungan dari keluarga atau kerabat dekat. Untuk mengambil sebuah keputusan, ada baiknya untuk mengkonsultasikannya terlebih dahulu kepada mereka.

Kedua, Anda bisa memutuskan untuk berpisah melalui proses hukum ataukah menempuh jalan damai. Ini akan membuat mereka menjadi sadar atas kesalahannya dan tidak akan mengulanginya lagi. Penanganan hukum pada KDP atau Kekerasan Dalam Pacaran belum ada pasal khusus untuk menjerat pelaku, namun bukan berarti pelaku tidak bisa dibuktikan bersalah di mata hukum.

Cinta diciptakan memang untuk merasakan kebahagiaan bersama, bukan untuk merasakan luka. Jika seseorang terus mendapatkan perlakuan kasar, bisa jadi orang tersebut akan merasakan depresi yang bisa berujung pada stres, tapi tidak semua orang mengungkapkan bebannya itu dengan kemarahan. Berikan sebuah ancaman kepadanya jika ia tetap tidak bisa berubah, Anda akan segera meninggalkannya. Jika Anda benar-benar bingung dengan situasi yang seperti ini, Anda bisa berkonsultasi kepada psikolog. Ini adalah hal yang penting karena disitulah Anda dapat mengungkapkan perasaan kepada seseorang yang memang ahli dalam trauma psikologis Anda.

Yang terakhir, tidak ada cara yang lain lagi selain melepaskan dirinya. Tidak ada seorang pun yang boleh main hakim sendiri dengan bertindak keras, apalagi itu adalah kekasih Anda sendiri yang nantinya akan menjadi pendamping hidup Anda selamanya. Dengan cara ini Anda akan mengalami pemulihan secara fisik dan mental dari tindakan tersebut. Dan ada baiknya jika Anda tidak berkomunikasi lagi dengannya, karena jika hubungan ini dilanjutkan, maka ini akan memperburuk keadaan. Karena, Anda masih bisa mendapatkan orang yang tepat untuk menjadi pasangan Anda yaa..
(Vemale)
Advertisement