Pemuda yang meninggal setelah meramalkan kematiannya



Seorang Pemuda Arab Saudi, Abdullah Al Zahrani, wafat sesudah ‘meramalkan’ kematiannya. Dia menghembuskan napas paling akhir tiga bulan sesudah mengunggah pesan yang mengharukan. 

Dilaporkan situs dream. co. id, pesan paling akhir itu diketemukan oleh sang bapak, Ati Al Zahrani, kira-kria satu bulan sesudah pemakaman pemuda itu. 

“Saya saat ini dirumah menulis wasiat saat sebelum saya wafat. Saya meminta kebanyakan orang yang mengetahui saya berdoa buat saya sesudah kematian, ” sekian pesan Al Zahrani. 

Dia mengharapkan semua perpecahan yang berlangsung diantara umat manusia selekasnya usai. Dia juga mohon maaf pada kebanyakan orang yang mungkin saja pernah dia sakiti. 

“Saya cuma mempunyai waktu beberapa bulan saja. waktu sebelum wafat dan saya betul-betul tidak paham kenapa saya mempunyai perasaan ini, ” tambal Al Zahrani. 

Berita ini membuat haru orang-orang di sekelilingnya. Hingga, surat berita setempat menerbitkan berita perihal pesan Al Zahrani. 

Dalam pesan itu juga, Al Zahrani berwasiat untuk dimakamkan di kota barat Mekah serta meminta seluruhnya rekannya untuk berhenti merokok.
Advertisement