Keong Dengan Cangkang Besi



Hotmagz-Cangkang mereka mempunyai lapisan besi, dan bagian bawah cangkang yang menyerupai renda-renda merupakan sisik yang komponennya merupakan zat iron sulfide. Secara harfiah, keong ini mengenakan baju baja.

Bagian cangkang lainnya terbuat dari pyrite, komponen yang lebih dikenal dengan nama “emas si pandir”, dan sifatnya  magnetis. Baja di cangkangnya ini di hasilakan dari ventilasi di bawah laut yang ada di tempat tinggal keong.



Karena cangkang besinya, militer AS turut mempelajarinya dengan harapan bisa mengembangkan teknologi baru untuk tentara dan kendaraannya.



Menurut Amusing Planet, Selasa (16/6/2015), hewan mungil ini ditemukan pertama kali di tahun 2001, di kedalaman 2 km di bawah permukaan Samudra Hindia.



Pernahkan Anda membayangkan dalam hidup, militer AS suatu hari akan terinspirasi dari keong?
Advertisement