Di Hari Bahagianya, Pemain Sepak Bola Muda Ini Harus Meninggalkan Segalanya

Peter Biaksangzuala Cidera (Daily Mail)
HOTMAGZ-Kematian seseorang siapa yang tahu. Dalam perayaan kemenangannya, Peter Biaksangzuala, pemain sepak bola muda asal India harus mengalami kejadian buruk. Pemain yang berumur 23 tahun tersebut harus meninggalkan segala kemenangannya karena mengalami kecelakaan pada bagian tulang belakangnya.

Dalam pertandingan yang dilaksanakan minggu lalu, Biaksangzuala memasukkan bola ke dalam gawang dan bermaksud untuk melakukan selebrasi dengan jungkir balik. Tapi siapa yang tahu akan nasib buruknya, pendaratannya gagal. Saat mendarat, yang jatuh terlebih dahulu adalah kepala bagian belakang.

Biaksangzuala langsung terdiam dan tidak berdaya. Anggota yang tergabung dalam timnya tidak tahu akan keadaan temannya tersebut. Ketika melihat Biaksangzuala mendarat, teman-temannya langsung saja ikutan menindih di atas tubuhnya, namun tidak ada respon dari tubuh Biaksangzuala. Saat itu, barulah mereka menyadari bahwa temannya mengalami cidera.

Dengan sigap anggota yang lain memanggil tim medis. Biaksangzuala langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Beberapa hari kemudian, kondisi Biaksangzuala tidak juga membaik. Hingga akhirnya oleh pihak rumah sakit ia dinyatakan sudah meninggal dunia. Tapi sebelumnya dokter juga sudah mencoba untuk menyambungkan kembali tulang yang patah.

Tapi, pemain sepak bola muda ini sudah melakukan hal yang baik sebelum ia harus berpulang. Ia sudah memberikan matanya kepada orang yang membutuhkan sebelum ia meninggal dunia.

“Peter merupakan pemain yang sangat berbakat yang mempunyai mimpi ia dapat bermain di liga nasional. Kematiannya telah merupakan kejutan besar bagi kita semua. Kita semua berpikir dia akan segera sembuh,” tutur Lal Hmar, seorang pejabat sepak bola di negara Mizoram.

Hmar juga mengatakan, untuk mengenang Biaksangzuala tim asosiasi sepak bola lokal telah merencanakan diadakannya pertandingan amal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *