Guru Dituduh Selingkuh Lalu Dihajar Seorang Wanita Dihadapan Murid

Seseorang wanita dengan brutal menghajar seorang guru dihadapan beberapa muridnya sesudah dituduh berselingkuh dengan suami wanita itu. 
Beberapa orang yang melihat penyerangan itu malah menonton serta merekam peristiwa tersebut, bukannya menghentikan serangan itu. 
Leila Paredes Flores (35) menyerbu masuk ke suatu ruangan kelas di Huimanguillo, lokasi tenggara Meksiko, serta segera menyerang Marcella Villalpando Topar (32) di depan beberapa siswa serta staf sekolah. 
Dalam suatu rekaman video tampak Marcella meringkuk di lantai, sesaat Laelia memukul serta menendang dengan cara bertubi-tubi ke arah muka serta perut guru itu. 
Laelia lalu menindih Marcella, menjambak rambutnya, memukuli berwajah, sembari berteriak histeris, saat sebelum pada akhirnya meninggalkan Marcella yang sangatlah terperanjat serta ketakutan. 
 ” Wanita itu menerobos masuk, berteriak-teriak saat sebelum memukuli guru kami yang jatuh ke lantai. Waktu tersebut saya berusaha untuk membantu, ” kata Miriam Gracia Adomo (16), seseorang murid Marcella. 
 ” Tetapi, waktu beberapa guru lain datang, mereka tak membantu serta cuma melihat. Peristiwanya sangatlah mengerikan, ” lebih Miriam. 
Seseorang juru bicara sekolah menyampaikan, Laeila mengklaim bahwa Marcella sudah berselingkuh dengan bapak salah satu muridnya serta sang ibu lakukan pembalasan. 
 ” Kami terperanjat insiden ini berlangsung di sekolah kami serta tidak ada yang menghentikannya. Kami bakal lakukan penyelidikan menyeluruh, ” tutur sang juru bicara. 
Video serangan itu segera menebar cepat didunia maya serta mengundang beberapa komentar bernada kecaman dari mereka yang melihat video itu. 
 ” Kenapa tidak ada seseorang juga yang membantu wanita malang itu? ” kata Ralph Casarez, seseorang pemakai internet. 
 ” Saya tidak tahu mana yang lebih jelek, serangan itu atau kenyataan bahwa tidak ada seseorang juga yang membantu, ” tutur Lazaro Rincon Olivo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *