Hanya Karena Ada Bayi Menangis, Dua Wanita Buat Keributan Di Pesawat

Posted on
©2014 Merdeka.com
HOTMAGZ- Untuk yang kesekian kalinya, seorang penumpang pesawat asal China membuat keributan. Untungnya, kejadian ini tidak membuat pesawat harus kembali ke bandara asal.

Seperti yang dilaporkan Shanghaiist, kekacauan tersebut terjadi pada rute Chongqing menuju Hong Kong. Pesawat Maskapai Air China bernomor CA433 itu telah menempuh setengah dari perjalanan ketika kerusuhan itu terjadi.

Seorang penumpang wanita yang berada di barisan tengah sedikit protes kepada pramugari karena adanya tangisan anak kecil di bagian belakang yang cukup mengganggu. Ia pun meminta agar anak tersebut didiamkan.

Mendengar ada yang protes seperti itu, CHan Juan Sung selaku ibu dari balita tersebut menjadi kesal. Ia pun jadi marah pada wanita yang jaraknya tidak terlalu jauh dengan tempat duduknya.

Setelah beberapa saat terjadi cekcok, tiba-tiba keributan itu menjadi adu fisik setelah wanita yang protes tadi memundurkan sandaran kursinya hingga menyentuh penumpang di belakangnya.

Akhirnya saling jambak pun terjadi di antara Chan dan wanita tersebut. Para pramugari yang ada berusaha untuk melerai mereka. Namun awalnya peleraian ini sempat gagal dan tiba-tiba Pilot menginginkan agar pesawat memutar balik ke Kota Chongqing, tapi untungnya pilot mengurungkan niatnya untuk melakukan itu.

Dan salah seorang penumpang ada yang mengambil gambar perkelahian itu dan mengunggahnya ke jejaring sosial Weibo.

“Mereka berkelahi, bayinya tetap menangis, dan penumpang lain berteriak karena terganggu juga. Ini sangat absurd,” tutur penumpang bernama Wan yang menjadi saksi keributan itu.

Sesampainya pesawat di Hong Kong, kedua penumpang pembuat keributan langsung diamankan oleh polisi.

Jika sebelumnya pernah terjadi turis asal China menyiram pramugari AirAsia Thailand pada 12 Desember lalu. Sedangkan baru saja beberapa hari yang lalu seorang lelaki dari Hangzhou membuka pintu darurat pesawat gara-gara merasa kepanasan.
(merdeka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *