Menjijikan Wanita ini Masukan Daki Kakinya Kedalam Minuman Keluarga

Posted on
Dalam sebuah keluarga tentunya kita senang berkumpul dan menikmati hidangan makanan juga minuman untuk mempererat hubungan sambil mengobrol. Anggota keluarga tentunya juga percaya makanana dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari yaitu makanan dan minuman yang bersih, bebas dari kuman dan terjamin kesehatannya. Tetapi, apa yang terjadi bila makanan atau minuman itu sudah terkontaminasi dengan suatu hal yang menjijikkan serta mungkin mengganggu kesehatan? 
metro. co. uk melaporkan, seseorang wanita bernama Sarah Schorck (56) sudah di tangkap di Mechanicsville, Maryland lantaran dakwaan yang cukup aneh. Wanita ini di tangkap sesudah dapat dibuktikan memasukkan kulit mati (daki) dari kakinya di minuman keluarga. 
Perbuatan yang sangat menjijikan ini sendiri pertama kali di ketahui oleh Hurry serta Depriest yang kebetulan bertandang ke tempat tinggalnya serta di ajak makan malam berbarengan. Namun, sesudah makan serta minum susu buatan Sarah, Depriest tersedak sampai ia batuk. 
Sarah, di tangkap lantaran memasukkan daki kakinya di minuman keluarga | Foto : Copyright metro. co. uk 
Serta alangkah terperanjat Depriest, ia nyaris saja menelan suatu benda yang aneh. Sesudah dipandang lebih cermat, nyatanya benda itu yaitu suatu kulit mati. 
Karena merasa dilecehkan dan mengira dirinya diracun, tanpa ada pikir panjang Hurry dan Depriest melaporkan masalah ini ke polisi setempat. Waktu di tangkap serta diinterogasi, Sarah mengaku bahwa ia sudah lakukan hal itu. Terkecuali pengakuannya, bukti kuat juga diketemukan polisi karen terdapat kulit mati di nampan yang ia pakai untuk membawa susu. 
Wah, sangat menjijikan ya sobat. Tak tahu apa yang ada di pikiran Sarah hingga ia tega memasukkan kulit kaki yang sudah mati di pada minuman keluarga. Permasalahan ini sendiri masih tetap selalu diselidiki oleh polisi yang lakukan penangkapan terhadapnya. Semoga saja, tak pernah berlangsung lagi momen seperti ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *