Pengacara Setya Novanto Bisa Dianggap Menyebar Hoax?

Posted on

Hotmagz.com – Berita kecelakaan tunggal yang menimpa Ketua DPR, Setya Novanto di Permata Berlian Jakarta, Kamis lalu (15/11), masih menyisakan perdebatan di kalangan mahasiswa warga net. Awal perdebatan menyangkut kebenaran peristiwa tersebut, bener ga ya? Banyak yang menduga hoax, ada pula yang mengatakatakan sekadar cari sensasi. Seorang petinggi penting negeri luka parah hanya karena mobilnya menabrak tiang listrik?

Seperti diketahui bahwa Setnov kembali menjadi tersangka untuk yang kedua kalinya. Status ini dikeluarkan KPK untuk kasus E-KTP. Bahkan Setnov sempat menjadi DPO karena 3 kali mangkir pemeriksaan dan menghilang sewaktu “dijemput” KPK di rumahnya, sehari sebelumnya.

Meski media mainstream memberitakan kebenaran kecelakaan tersebut, warga net tetap ga mudah percaya begitu saja. Apalagi mendengar keterangan dari pengacara Setnov, Fredrich, yang mengatakan Setnov luka berat dan di bagian depan kepalanya (kening) ada benjolan sebesar bakpao.

“Perlu dicermati betul ya. Keterangan pengacaranya itu hanya gaya hiperbola atau bisa dikategorikan berbohong atau hoax?” Tutur Maya Dewi, dosen Psikologi STIPRAM.

Sementara Asih, mahasiswa Psikologi UP45 menyampaikan pandangannya bahwa jangan-jangan ini cara pengacara membuat alibi agar Setnov tidak dilanjut proses hukumnya?

“Ingat aja saat menjadi tersangka yang pertama, gimana ia (Setnov) berlakon sakit parah saat ingin diproses KPK. Namun bisa tiba-tiba sehat bugar paska memenangi praperadilannya. Jelas menurut saya ini alibi saja,” terang Asih.

Sejak kejadian tersebut, banyak warga net yang merasa marah atau jengkel dan menganggap hanya sandiwara saja. Meme pun bermunculan yang intinya menyindir kejadian Setnov kecelakaan.

Seperti yang dikomentari seorang warga net berakun @Moses Brilyan Kiswara, “Tiang listriknya memiliki kekuatan magis. Ampuh tanpa cacat, mirip tongkat Thor…” Dikutip dari postingan fb Swara Kampus (17/11) pkl. 11.12 wib.

Akun @Arya Arventha mengomentari mobil Toyota Fortuner yang ditumpangi Setnov, ‘Itu mobil 500 jt an lho, bukan odong-odong. masak langsung luka parah (hanya menabrak tiang listrik)….?”

Ada pula yang menyalahkan tiang listriknya karena berada dipinggir jalan, dan menyarankan Setnov melaporkan PLN. Akun @Anung Amin, “Bapak Setnov harus menggugat PLN karena tiang listrik (di pinggir jalan) telah menghalangi jalannya bapak Setnov”.

Dan masih banyak komentar maupun cuitan miring lainnya di media sosial. #SaveTiangListrik sempat menjadi trending topik. Itu reaksi sebagian besar masyarakat yang terekam di media sosial.

Tentu ada juga yang berempati atas kejadian yang menimpa Setnov. Mereka meyakini kecelakaan itu bukan rekayasa atau bukan berita hoax. Karena menurut mereka lagi ada kejadiannya, ada saksinya, ada beritanya dan ada gambarnya.

Hal ini dibenarkan Maya, “Memang benar ada kejadiannya dan bukan hoax. Tapi apakah berita tersebut mengandung sebuah kejujuran? Apakah Setnov benar-benar luka parah hanya gara-gara mobil sekokoh Fortuner menabrak tiang listrik? Bisa-bisa digugat produsen mobil tersebut, lho,” ungkapnya.

“Nilai kejujuran sebuah peristiwa itu penting. Kadang yang terlihat tidak sama dengan yang senyatanya. Contoh begini, ada peristiwa perampokan uang gaji karyawan. Setelah ditelusuri ternyata skenario pura-pura dirampok. Korban adalah pelaku itu sendiri,” tambahnya.

Masalah jujur atau berbohong memang sulit diungkap. Pelaku dan Tuhan yang bisa menjawabnya. Warga net dipersilahkan kritis dalam mengikuti peristiwa lainnya yang mungkin lebih banyak unsur dramanya lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *