Sadis, takut aib terbongkar ibu Cekik, injak & banting bayi hingga tewas

Ibu injak anak. ©2015 merdeka.com/gede nadi jaya
Dikarenakan takut aibnya ketahuan tetangga kos, ibu asal Lombok NTB, Fatimah (38), nekat membunuh bayinya yg baru dilahirkan. Ia tega mencekik leher bayinya serta membanting-banting anaknya sendiri, biar aibnya tak di ketahui. 
Didepan polisi, ibu berbadan tambun ini memaparkan bahwa sepanjang dari kandungan 4 bln. selalu meminum jamu lahiran. 
 ” Mulai sejak telat 4 bln., udah minum obat serta jamu cepat lahiran, ” kata Fatimah, Didepan Polsek Denpasar Selatan, Selasa (3/2) di Sanur Bali. 
Dia melahirkan di kamar mandi selagi dianya sendiri pengen buang air besar. Waktu anaknya lahir, ia tega mencekik leher bayinya yg masihlah penuh darah. Bukan cuma itu, dengan memegangi ke dua kaki bayi mungil dianya sendiri membanting-bantingkan ke lantai kamar mandi. 
 ” Saya was-was pak, bayi itu nangis teriak keras sekali. Saya injak lehernya, sesudah saya banting segera saya masukkan ke tas plastik kresek, ” jelas Fatimah Didepan polisi. 
Ia jalankan itu, lantaran takut istri dari laki laki (bapak si bayi) selingkuhannya tahu. Diakui dia, bahwa ia janda beranak dua. Dari pertalian gelapnya dengan laki laki yg udah beristri, terlahir bayi itu. 
 ” Sampai waktu ini pacar saya tak tau saya hamil. Saya lari dari rumah (lombok) ke Bali, ini baru lebih dari satu minggu di sini (Bali), ” akunya. 
Lanjutnya, selesai membunuh dia buang orok merah tersebut di suatu selokan sisi halte bus Sarbagita, jalan By Pass I Gusti Ngurah Rai, pada hari Sabtu, (31/1) selanjutnya, selanjutnya kabur ke Lombok. 
Disamping itu, Kapolsek Denpasar Timur Kompol Wimboko memaparkan, pelaku di tangkap di pelabuhan Padang Bai, Karangasem, Senin awal hari (2/2). Hal semacam tersebut menurut kesangsian warga setempat yg memandang banyak temuan darah serta bau anyir di got kamar mandi. 
 ” Dia akan kabur ke Lombok, serta kami bawa ke sini serta memanglah lebih dari satu saksi pernah memandang ibu ini pendarahan tetapi selamanya dia jawab lagi tengah haid. Hal-hal lain juga dikuatkan dengan temuan got kamar mandi yg bau anyir serta darah, ” jelas Wimboko, Selasa (3/2) di Polsek Densel. 
Kata Wimboko, bayi itu dibunuh di kamar mandi di kosannya di Jalan Sekar Sari. Seterusnya, bayi itu diketemukan warga selagi bersihkan got lantaran banjir. 
 ” Temuan bayi itu dilaporkan warga Kertalngu, di suatu selokan, ” tuturnya, serta meyakinkan Fatimah dijerat pasal 341 KUHP dengan ancaman 7 th. penjara, serta dijuntokan dengan UU Perlindungan Anak.
Sumber : http://www.merdeka.com/gaya/divonis-tak-bisa-berjalan-gadis-ini-justru-sukses-jadi-model.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *