Tentara Transgender Amerika Terpaksa Pakai Seragam Wanita



Hotmagz – Seseorang pilot militer Amerika Serikat bernama Sersan Shane Ortega, merupakan salah satu anggota militer AS yang juga transgender. Ia sudah hidup menjadi pria sepanjang lima tahun terakhir. Badannya berotot sama sekali tak terliaht seperti wanita, tetapi dibawah ketentuan militer ia harus tetap berseragam wanita. 
Situs Dailymail melaporkan, 15 Juli 2015, Shane sangatlah menyukai berolahraga angkat berat, itulah kenapa ia mempunyai bisep yang besar serta leher yang kekar. Tetapi sayangnya didalam kemiliteran AS, belum ada undang-undang yang memperbolehkan anggota militer transgender. Itulah alasan kenapa Shane mesti ada didalam tim militer wanita serta berseragam wanita. 
Namun hari senin lalu, Menteri Pertahanan Ash Carter menginformasikan bahwa beberapa pemimpin Pentagon saat ini tengah merampungkan gagasan untuk menghapus larangan pada individu transgender di militer AS. 
Sersan Ortega, yang berbasis di Wheeler Army Airfield di Hawaii, mengharapkan ia bakal diizinkan untuk memakai seragam laki-laki atau seragam unisex selekasnya, ia juga berniat menolong orang lain yang mau jadi transgender namun terlampau takut. 
Menurut riset serta survey, walau didalam militer ada larangan bergabung untuk orang transgender, tetapi ada sejumlah 15. 000 orang transgender yang sekarang ini aktif bertugas di militer AS. Mereka merahasiakan jati diri transgender mereka, namun meski ditutup-tutupi hal semacam itu di ketahui oleh komandan unit serta rekan-rekan mereka.
Terima kasih telah membaca artikel tentang tentara kekar. Apabila artikel ini bermanfaat silakan dibagikan, terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *