Wow, Anak 10 Tahun Ini Dihamili oleh Ayah Tirinya Dan Dilarang Aborsi

Sumber : Merdeka.com
Hotmagz-Bulan April lalu, seorang ibu asal Paraguay memeriksakan anak perempuannya ke dokter setelah si bocah berumur 10 tahun itu mengeluhkan sakit di perutnya. Dugaan awal dia terkena tumor di perutnya. Tapi setelah diperiksa, bukannya tumor, justru janin yang ditemukan dokter.
Berdasarkan pemeriksaan dokter, Bocah itu tengah mengandung selama 21 minggu. Setelah dilakukanya penmeriksaan oleh polisi tenyata kehamilanya itu disebabkan oleh sang ayah tiri yang memperkosa anak perempuan itu.
Kasus ini belum berhenti sampai disitu. Mengingat umur si anak perempuan masih sangat muda, ibunya mengajukan ke pemerintah Paraguay untuk anaknya bisa melakukan aborsi. Tapi permintaan itu di tolak setelah laporan medis yang dikumpulkan dokter kementerian kesehatan paraguay menyatakan bahwa kehamilan itu tidak membahayakan bagi anak perempuan itu.
Akan tetapi, tim dokter spesialis lain yang melakukan penelitian terbaru menyatakan bila kehamilan di umur 10 tahun akan sangat berbahaya bagi anak tadi. Sehingga, proses aborsi adalah hal terbaik yang bisa dilakukan.
Menurut tim dokter itu, kehamilan bisa menyebabkan pendarahan, infeksi, hingga kerusakan organ pada si bocah.
Berdasarkan data terbaru itu, Senin kemarin (08/06), organisasi HAM IAC (Inter-American Commission) mendesak pemerintah Paraguay untuk memperbolehkan si anak perempuan tadi menjalani aborsi. Bahkan, IAC memberi tenggat waktu bagi pemerintah Paraguay untuk merespon permintaan aborsi itu dalam 72 jam atau berakhir pada 11 Juni esok.
“Menolak anak-anak untuk melakukan perawatan medis, dalam hal ini aborsi, adalah tindakan kejam dan tidak berperi kemanusiaan. Sebuah pelanggaran keras pada hak asasi manusia,” kecam IAC, Softpedia (10/06).
Sumber : http://www.merdeka.com/dunia/hamil-pasca-diperkosa-ayah-tiri-bocah-10-tahun-dilarang-aborsi.html
Terima kasih telah membaca artikel tentang anak dihamili bapak tiri, bokeb anak umur 10 tahun. Apabila artikel ini bermanfaat silakan dibagikan, terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *