Mayat Korban Penggorokan ISIS Dijual Rp 12 Miliar

 

ISIS gorok jurnalis AS. ©courtesy youtube.com

HOTMAGZ– Seorang jurnalis foto asal Amerika Serikat dibunuh oleh kelompok Negara Islam untuk Irak dan Syam (ISIS). Karena menganggap aksinya yang begitu ekstrim ini, mereka ingin menjual mayat dari jurnalis tersebut.

Seperti yang dilaporkan the Daily Mail, tubuh jenazah James Foley ini tidak memiliki kepala, dan akan ditawarkan oleh ISIS seharga Rp 12,3 miliar. Awal dari pemberitaan ini dilansir oleh situs Buzzfeed yang berisi ada tiga orang Timur Tengah yang sedang menjadi calo dari penjualan mayat Foley dan mereka berani menjamin kebenarannya dengan pembuktian melalui DNA jika uang muka sudah dibayarkan. Jenazah tersebut akan dibawa ke perbatasan Turki jika semua pembayarannya sudah lunas.

Foley adalah target utama yang menjadi korban penggorokan ISIS. Sejak Agustus lalu, sudah ada tiga berita pemenggalan kepala, yakni dua warga Amerika dan satu warga Inggris.

Ketiga calo tersebut diyakini sebagai pejuang kebebasan, seorang pebisnis, dan pemberontak Suriah yang mengaku memiliki hubungan dengan sayap Al Qaidah yakni Jabal al-Nusra. Aksi mereka ini dianggap hanya sebagai bantuan yang ditujukan kepada keluarga Foley untuk mendapatkan tubuh laki-laki itu. Dengan cara ini, mereka menduga bahwa keluarga Foley akan senang bila mengetahui keberadaan dari jasad sang jurnalis itu.

“Mereka (ISIS) minta uang miliaran untuk DNA Foley tapi mau duitnya dikirim dulu,” tutur ketiga calo yang identitasnya dirahasiakan itu.

Rupanya, sebelum berita ini menyebar, Buzzfeed tidak mengijinkan informasi ini dipublikasikan. Lantaran, dugaan pemerintah Amerika yang akan campur tangan dalam masalah ini. Sebelumnya ISIS pernah meminta uang tebusan untuk Foley sejumlah Rp 1,6 triliun.
(Merdeka)