Menggunakan Pewarna Rambut, Wajah Wanita Ini Bengkak Hingga Buta Warna

Posted on

 

HOTMAGZ-Jo Thomson seorang wanita asal inggris yang mengalami bengkak pada wajahnya akibat alergi pada pewarna rambut. Bukan kali pertama rambutnya diwarnai namun hal ini baru saja di alaminya.

 

Awalnya Jo baru mencoba-coba produk pewarna rambut yang belum pernah dipakainya, yakni bernama Schwarzkopf Live Color XXL. Karena keinginannya untuk memiliki rambut  berwarna ‘cosmic blue’ seseorang merekomendasikan pewarna tersebut.

 

“Namun baru beberapa menit dicoba, rasanya seperti ada seseorang yang menyiram kepalanya dengan bensin, lalu menyalakan korek api. Karena kulit rambut saya berwarna kemerahan dan terasa nyeri, bahkan ketika saya berbaring sekalipun,” kisahnya seperti dikutip dari berbagai sumber, Rabu (8/10/2014).


Karena tidak berpikir sakit ini akan berdampak panjang, ia hanya meminum obat antihistamin guna meredakan kepalanya yang sakit. Tidak disangka, esok harinya wajahnya penuh dengan benjolan dan bengkak. Tanpa berpikir panjang, ia langsung memeriksakan diri pada dokter dan dinyatakan mengalami reaksi alergi yang ringan. Setelah pemeriksaan dokter memberinya antibiotik. Berharap sembuh, malah kini matanya sulit untuk dibuka.
 

Sang adik lalu merujuk kakaknya untuk dibawa ke Queen Elizabeth The Queen Mother Hospital, Margate. Dengan pernyataan yang tidak jauh berbeda dari pemeriksaan sebelumnya, dokter mengatakan tidak lama lagi ia akan membaik keadaannya.

Nampaknya perkiraan dokter salah, bukan semakin membaik, kondisi Jo semakin memburuk sehingga membuat kulit wajahnya seperti melepuh hingga mengelupas dan terjadi penebalan pada kantung matanya dan terlihat seperti jeli.
 

“Sedihnya lagi, anak-anak saya ketakutan dan lari tiap kali melihat saya. Mereka bilang wajah saya buruk, seperti monster,” keluhnya. Jo dan suaminya, Paul (32) mempunyai tiga buah hati, Tom (20), William (9) dan Alfie (8).


Karena sakitnya itu, Jo memilih untuk berdiam diri dalam rumahnya. Dengan segala bujukan orang disekitarnya, akhirnya ia mau untuk keluar rumah dan memeriksakan diri kembali ke dokter spesialis mata. Dokter spesialis tersebut merujuknya untuk segera pergi ke rumah sakit dan melakukan operasi.
 

Untuk mengetahui bagaimana keadaannya secara benar, ia melakukan scan pada otaknya dan lumbar puncture guna mengeluarkan racun yang berada di tulang belakangnya di tempat yang sama.


Segala usaha yang dilakukannya tidak sia-sia, kini kondisi kulitnya semakin membaik dari kondisi sebelumnya. Namun pengobatan yang dilakukannya tidak menyembuhkan keadaannya secara total. Kini ia mengalami buta warna dan mengalami fobia yang tidak bisa meninggalkan rumah.

 

“Ini adalah kesalahan terburuk yang pernah saya lakukan dalam hidup. Saya tak akan mau mencoba-coba mewarnai rambut saya lagi,” tutupnya.

 

Foto wajah sebelum mengalami alergi


 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.