Penuhi Permintaan Terakhir Sahabat, Pria Ini Kenakan Gaun ke Pemakaman

Posted on

apabila
sahabat terdekat Anda meminta sesuatu kepada Anda dan ternyata itu
adalah permintaan terakhirnya, akankah Anda akan memenuhinya?
Meskipun permintaan tersebut terkesan konyol dan mengada-ada, apakah
Anda akan tetap memenuhi permintaan terakhir sahabat Anda tersebut?

 Foto: copyright huffingtonpost.com

Sebuah
kisah lima tahun lalu ini kini kembali menarik perhatian di dunia
maya. Kisah tentang sepasang sahabat, tentang pemenuhan janji dari
seorang sahabat. Seperti yang dilansir oleh huffingtonpost.com, Kevin
Elliot pernah meminta sahabatnya Barry Delaney untuk melakukan
sesuatu jika dirinya meninggal. Jadi Elliot memberikan semacam
instruksi khusus kepada Delaney jika Elliot meninggal nanti.

Elliot
meminta Delaney untuk berjanji agar memakai gaun berwarna terang dan
kaos kaki ke pemakamannya jika dirinya meninggal nanti. Dan
permintaan yang disampaikan oleh Elliot ketika sedang berlibur dari
tugas di Afghanistan itu pun disanggupi oleh Delaney.

Ketika
hari itu tiba pada bulan Setepmber 2009, Delaney memenuhi permintaan
terakhir sahabatnya itu. Ia mengenakan gaun ketat berwarna terang
menyala dan kaos kaki ke pemakaman Elliot. Ya, Elliot pada akhirnya
tewas pada tanggal 31 Agustus 2009 dalam sebuah ledakan yang
diakibatkan oleh granat yang diluncurkan roket di wilayah Babaji,
provinsi Helmand.

Prosesi pemakaman Elliot (kiri). Delaney penuhi permintaan terakhir Elliot untuk memakai gaun di pemakamannya (kanan). | Foto: copyright huffingtonpost.com

Elliot,
pria yang saat itu berusia 24 tahun, sudah menuntaskan tugasnya di
Irak dan Irlandia Utara. Tadinya ia sudah akan berhenti dari Angkatan
Darat, tapi Elliot adalah sosok pria sejati. Ia selalu menjadi
relawan pertama yang melindungi rekan-rekannya–selalu mendahulukan
teman-temannya. Jadi ia berada dalam urutan terakhir yang mendapatkan
transportasi untuk kembali dari Afghanistan.

Elliot
memang sebelumnya sudah memiliki firasat. Ketika ia diberi waktu
berlibur selama dua minggu, ia mengatakan kepada Delaney bahwa
dirinya cemas dengan banyaknya ranjau. Ia juga menyebutkan bahwa
mungkin saja ia tak bisa kembali pulang ke rumah selamat dari
tugasnya di Afghanistan nanti.

Sebagai
seorang sahabat, bukanlah hal yang mudah menerima kenyataan bahwa
orang terdekatnya meninggal di medan perang. Tapi tak ada lagi yang
bisa ia lakukan selain melaksanakan ‘wasiat terakhir’ Elliot. Delaney
pun langsung memenuhi permintaan terakhir Elliot. Tanpa ragu, ia rela
memakai gaun ketat berwarna terang menyala dan sepasang kaos kaki
saat menghadiri pemakaman Elliot. “Saya berlutut untuk bertanya
apakah Elliot menyukai warna gaun ini,” kata Delaney saat ia
tertangkap kamera sedang berlutut di depan undukan makam sahabatnya. 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.