Karena Sudah Tak Perawan Waktu Malam Pertama, Pria ini Tega Bunuh Istrinya

Posted on
Hotmagz.com – Sungguh miris, pria asal Pakistan dituduh mencekik sampai tewas istrinya alasannya karena mengetahui istrinya sudah tak perawan lagi di malam pernikahan mereka.
Ilustrasi Malam Pertama
Wanita bernama Khanzadi Lashari (19), masih memakai pakaian pernikahannya ketika sang suami yang juga sepupunya, Qalandar Baksh Khokhar (28) membunuhnya pada malam pernikahan. Insiden tragis ini terjadi di distrik Jacobabad, provinsi Sindh, Pakistan.
Ayah Khanzadi, Lal Mohammad Lashari (60), merasa curiga karena ia tidak mendengar kabar dari putri dan menantunya sesudah pernikahan mereka.
Lashari juga tak bisa bertemu keduanya saat dia datang ke kediaman pasangan pengantin baru itu.
Lantaran khawatir sudah terjadi sesuatu, keluarga Khanzadi kemudian memaksa mendobrak kediaman putrinya itu. Akan tetapi naas, di dalam rumah mereka hanya menemukan jasad Khanzadi sementara suaminya, Qalandar menghilang.
Khanzadi Lashari (19), masih mengenakan pakaian pernikahannya saat sang suami yang juga sepupunya, Qalandar Baksh Khokhar (28) membunuhnya di malam pernikahan. Insiden tragis ini terjadi di distrik Jacobabad, provinsi Sindh, Pakistan.
Kakak laki-laki Khanzadi, Ali Sher Lashari (37) langsung melaporkan Qalandar dan empat saudaranya ke polisi dengan tuduhan telah membunuh Khanzadi.
“Kami mengetahui sifat Qalandar tapi tidak menyangka dia begitu berbahaya sehingga kami harus kehilangan adik kami,” ujar Ali.
Ali menambahkan, semuanya berjalan lancar ketika keduanya menikah pada 30 Maret lalu tetapi kecurigaan muncul setelah pasangan itu meninggalkan pesta pernikahan.
Dengan melacak nomor telepon genggamnya, polisi dengan cepat menemukan Qalandar, tetapi pria itu harus dilumpuhkan dengan sebuah peluru di kakinya.
Polisi kemudian membawa Qalandar yang terluka ke RS Polisi di Jacobabad untuk mendapatkan perawatan sebelum ditahan.
“Qalandar mengakui dia telah membunuh istrinya karena dia sudah tidak perawan saat menikah. Usai membunuh, Qalandar kabur,” kata Superintenden Sajjar Khokhar (45), kepala kepolisian setempat.
Sumber (Kompas)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *