Waspada Flashdisk Mungil Ini Bisa Rusak Laptop Dalam Hitungan Detik

Waspada Flashdisk Mungil Ini Bisa Rusak Laptop Dalam Hitungan Detik

Hotmagz – Flashdisk dengan bentuk kecil yang gampang dibawa kemana-mana nyatanya dapat dijadikan sebagai alat untuk merusak laptop atau computer dalam hitungan detik. Ya, flashdisk ini bukanlah flashdisk asal-asalan lantaran flashdisk ini di ciptakan oleh instansi keamanan Rusia yang bernama “Dark Purple”. 
Dark Purple mengklaim flashdisk kepunyaannya ini bisa mengakibatkan kerusakan piranti apa pun saat flashdisk ini dicolokan. Langkah kerja flashdisk ini lewat cara membakar sirkuit pada motherboard piranti yang dicolokan. Waktu flashdisk ini terhubung ke port USB, flashdisk ini bakal mengirim tegangan listrik sebesar 220 volt lewat line tanda yang ada di USB. 
Pada suatu video berdurasi 50 detik, seseorang tengah mempraktekan cara flasdisk tersebut mengakibatkan kerusakan laptop kepunyaannya dengan mudahnya, yaitu cuma menancapkan flashdisk ke port USB yang ada di laptopnya, dalam hitungan detik saja, laptop itu segera mati saat itu juga. Beberapa peneliti mengklaim laptop itu masih tetap dapat menyala bila ditukar motherboard-nya dengan yang baru. 
Mereka juga mengklaim, bahwa flashdisk buatan mereka belum dapat mengakibatkan kerusakan hard disk yang ada pada piranti laptop atau computer itu, jadi data-data yang tersimpan di hard disk masih tetap dapat dibuka. Dark Purple juga mengklaim, bukan sekedar piranti laptop serta PC saja yang bisa dirusak oleh flashdisk ini, piranti lain seperti TV, samrtphone, sampai modem router juga bisa dirusak oleh flashdisk ini. 
Mereka juga menyampaikan bahwa flashdisk ini bisa jadi alasan yang bagus supaya pemakai tak sembarangan dalam menancapkan flashdisk asal-asalan pada pirantinya. USB Killer V. 2. 0 ini adalah generasi ke-2 yang pernah mereka bikin. Pada awal mulanya beberapa peneliti ini bikin “killer thumbdrive” dengan tegangan listrik yang lebih rendah, yaitu 110 volt.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *