Miliki Kecantikan Seperti Barbie, Wanita ini Malah Susah Dapat Pacar, Mengapa Demikian?

Posted on

Hotmagz – Aneh memang biasanya mereka yang memiliki kecantikan dan ketampanan tentu tak sulit untuk bisa mendapatkan pacar, namun berbeda halnya dengan apa yang dialami gadis muda yang bernama Hannah Gregory ini.

Hannah sendiri merupakan seorang mahasiswi University of Sheffield yang berusia 22 tahun. Hannah sangat suka berdandan layaknya boneka Barbie, Hannah mengaku tak nyaman memakai pakaian wanita seperti pada umumnya, dia lebih menyukai baju-baju mirip Barbie. Menurut Hannah, dia bakal merasa tak tenang jika memakai baju-baju seperti wanita pada umumnya.

Namun sayangnya kebiasaannya tersebut harus dibayar mahal. Hannah mengaku, gara-gara penampilannya yang mirip boneka Barbie, kehidupan cintanya hancur berantakan. Kenapa?

Hannah mengatakan, para pria malas berkencan dengannya. Penyebabnya, cowok-cowok itu takut terintimidasi atau merasa malu oleh penampilan si Hannah.

Hannah punya lingkar pinggul yang amat kecil, cuma sekitar 22 inci. Ukuran yang sangat kecil bila dibandingkan dengan ukuran lingkar pinggul cewek kebanyakan. Bukan hanya itu, Hannah juga memakai lensa kontak yang membuat matanya terlihat seperti boneka Barbie yang terkenal bermata lebar.

Dikutip dari Mirror, penampilan dan gaya dandan Hannah memang bikin dia punya banyak follower di media sosial. Namun, penampilannya itu juga sering membuat dirinya dikritik, bahkan dilecehkan.

Hannah menceritakan, dirinya sering menerima cemoohan dari orang-orang yang dia temui di jalan. Malahan, keluarganya sendiri merasa tak nyaman dengan penampilan Hannah.

“Ketika saya meninggalkan rumah, orang-orang mentertawai dan meneriakkan komentar-komentar kasar kepada saya. Keluarga saya juga nggak suka pergi dengan saya karena mereka nggak tahan melihat saya dikasari di depan umum,” ujar Hannah.

“Susah banget cari pacar juga. Seringkali, para cowok terpukau dengan penampilan saya dan bilang pada saya betapa mereka menyukai saya. Tapi mereka nggak tertarik untuk tahu kepribadian saya – mereka cuma melihat saya sebagai boneka,” sambung Hannah.

Tapi, Hannah sepertinya tak mau ambil pusing. karena dia tak kapok tuh berdandan mirip boneka Barbie.

“Tapi pelecehan mereka tak berdampak bagi saya. Saya merasa gembira dan manis sebagai boneka. Ketika orang-orang meneriaki saya “Barbie” di jalanan, saya menganggapnya sebagai pujian! Saya bangga dipanggil manusia Barbie,” ujar Hannah. (Sumber : Stomp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.