Ngeri Wanita Ini Sempat Buta Karena Salah Kira Lem Dipakai Jadi Obat Tetes Mata

Posted on



Hotmagz – Wanita berumur 28 tahun yang bernama Katherin Gaydos ini mengalami sebuah insiden yang sangat konyol. Bahkan dia harus mengalami buta satu mata sementara karena kecelakaan tersebut yang terjadi lantaran seorang teman wanita dari Katherine salah memberikan lem yang dia sangka itu obat tetes mata.

Insiden kecelakaan tersebut berlangsung minggu lalu pada saat wanita 28 tahun ini dan temannya membersihkan daun kering di rumahnya di West Palm Beach. Awalnya mata Katherine kelilipan, oleh karena itu dia meminta temannya untuk mengambilkan sebotol obat tetes mata namun ternyata si teman tersebut malah salah mengambil lem kuku. 

Katherine pun terlanjur meneteskan lem tersebut ke matanya, dia pun segera menyadari kesalahan begitu dia meneteskan lem itu ke matanya. Cairan lengket itu membuat matanya terbakar. “Begitu aku merasa terbakar, aku menutup mataku dan berteriak, menelepon 911,” imbuhnya. 

Ketika dia segera ditangani dokter. Dokter mengatakan dia harus dioperasi jika tak ingin kehilangan penglihatan di satu matanya selama-lamanya. 

Setelah operasi, Dokter berhasil membuka matanya untuk sementara waktu dan memberikan anastesi pada bola mata Katherine. Matanya kini sudah tidak lengket lagi dengan kelopak mata. 

Namun ternyata kasus seperti ini bukanlah kasus yang jarang terjadi ujar Dr. Pankaj Gupta dari Ohio menyatakan bahwa dia sudah sering melihat pasien yang mengalami kasus seperti Katherine. Dia pun membagikan tips untuk perawatan jika hal yang sama terjadi lagi. 

“Hal pertama yang harus diketahui semua orang adalah jangan panik,” terangnya. “Sel-sel mata akan mengelupaskan dan akhirnya melonggarkan cengkeraman superglue. Tidak ada satu hal yang permanen yang tidak akan mengelupaskan sendiri. Dia akan menghilang sendiri.”

Berdasarkan penuturan Dokter Pankaj, Anda tetap harus bertemu dokter. Namun tak perlu khawatir akan kehilangan penglihatan untuk selamanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.